
“Kita harus meningkatkan kemampuan analitis dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan mudah terpengaruh oleh berita yang tidak terverifikasi atau bertujuan memecah belah. Mari kita bersatu menjaga wilayah OKI dan OI tetap aman, damai, dan kondusif untuk kemajuan bersama,” tegas Letkol Inf Gunawan Wibisono.
Acara diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas) dari seluruh wilayah OKI dan OI.
Peserta mendapatkan materi pembinaan komprehensif yang mencakup strategi identifikasi dan pencegahan paham radikal, analisis potensi ancaman intoleransi, serta langkah konkret untuk memperkokoh wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme.
Selain sesi pemaparan, kegiatan juga menghadirkan dialog interaktif yang mendalam antara peserta dan narasumber.
Berbagai isu terkait keamanan wilayah, upaya kolaboratif dalam menangkal paham ekstrem, serta peran masing-masing komponen masyarakat dalam memelihara persatuan dibahas secara terbuka dan konstruktif.
Sejalan dengan semangat pembukaan acara yang menekankan pentingnya kolaborasi, kegiatan Komsos ini diharapkan membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga keutuhan NKRI bukan hanya tanggung jawab TNI dan aparat keamanan.
Melainkan, menjadi kewajiban moral yang harus diemban oleh setiap warga negara untuk memastikan masa depan bangsa yang kuat, bersatu, dan makmur. (*/Red)







