
Bupati Muchendi juga menekankan pentingnya narasi yang kuat dan informatif dalam setiap konten digital untuk memastikan pesan tersampaikan dengan efektif.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten OKI, Maulidini, SKM, M.Si, menjelaskan bahwa Bimtek ini dirancang untuk menyebarluaskan informasi program pemerintah, meningkatkan kesadaran literasi, dan melestarikan kearifan lokal OKI dan Provinsi Riau.

“Kami berharap lahir lebih banyak konten digital berkualitas, mencerdaskan, dan membangun karakter serta kebanggaan daerah,” harapnya.
Bimtek ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis pengeditan video, tetapi juga penyusunan narasi yang kuat, relevan, dan sesuai konteks pembangunan serta budaya lokal.
Peserta dilatih untuk menjadi agen literasi yang efektif dalam menyebarkan informasi positif melalui media digital.
Pemerintah Kabupaten OKI juga mengapresiasi para kreator lokal yang telah aktif mempromosikan budaya baca dan kegiatan literasi lainnya. (*/Red)





