“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin atas dukungan penuhnya terhadap acara ini. Lomba bidar ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan dengan cara yang unik dan menghibur,” kata Depri.
Camat Lais, Zukar, SKM., M.Si, menambahkan bahwa lomba bidar ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar warga serta meningkatkan semangat sportivitas.
Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama acara berlangsung.
“Mari kita jadikan lomba bidar ini sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan, serta merayakan kemerdekaan dengan penuh kegembiraan,” pesan Zukar.
Semangat kemerdekaan begitu terasa dalam setiap kayuhan dayung para peserta.
Lomba bidar “Musi Mania Tanampo Sakti” ini menjadi bukti bahwa tradisi dan budaya lokal tetap hidup dan relevan dalam mengisi kemerdekaan Republik Indonesia. (Desi)













