Sejak tahap persiapan dimulai, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki telah mengarahkan agar seluruh proses pembinaan tidak hanya ditujukan untuk keikutsertaan semata, melainkan berorientasi pada peningkatan mutu dan daya saing.
Arahan tersebut diwujudkan melalui rangkaian kegiatan terpadu: pemusatan latihan intensif, evaluasi kemampuan secara berkala, pelaksanaan simulasi perlombaan, hingga pendampingan langsung selama ajang berlangsung.
Bupati Muchendi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus LPTQ, pelatih, pembina, pendamping, dan seluruh peserta yang telah berjuang mengharumkan nama daerah.
“Saya tegaskan, pembinaan tidak boleh berhenti begitu ajang MTQ selesai. Prestasi ini harus menjadi fondasi yang kokoh untuk membangun sistem pengembangan yang lebih unggul, sehingga Kabupaten OKI dapat melahirkan qari dan qariah berkelas yang mampu bersaing hingga tingkat nasional,” tegas Muchendi.
Pada gelaran MTQ tahun ini, Kabupaten OKI mengirimkan kontingen berjumlah 55 orang, yang terdiri dari peserta lomba, pelatih, pendamping, dan tim pendukung teknis untuk mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan.
Keberhasilan ini menjadi tonggak penting bagi kemajuan dunia tilawah dan pemahaman Al-Qur’an di OKI, sekaligus mengukuhkan keyakinan bahwa kerja keras, perencanaan matang, dan konsistensi akan senantiasa melahirkan capaian yang membanggakan di masa mendatang. (*/Heri)










