Kapolsek Bungkam, Publik Kecewa
Upaya konfirmasi dari Tim Radar Keadilan kepada Kapolsek Keluang terkait lambannya penanganan kasus ini tidak membuahkan hasil. Kapolsek memilih untuk tidak memberikan komentar, yang semakin menambah kekecewaan publik.
“Sikap bungkam Kapolsek ini sangat disayangkan. Seharusnya, sebagai penegak hukum, beliau memberikan penjelasan kepada masyarakat. Ini justru menimbulkan spekulasi dan ketidakpercayaan,” kata seorang tokoh masyarakat setempat.
Desakan Pengambilalihan Kasus dan Evaluasi Kinerja
Masyarakat mendesak Polda Sumsel untuk segera mengambil alih penanganan kasus ini. Negara tidak boleh kalah oleh mafia, dan lingkungan harus diselamatkan dari kehancuran akibat praktik ilegal yang dibiarkan berlarut-larut.
“Kami meminta Kapolda Sumsel untuk turun tangan langsung. Jangan biarkan wilayah hukum Polsek Keluang menjadi ‘ladang api permanen’ akibat penegakan hukum yang setengah hati,” tegas seorang perwakilan organisasi masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga menuntut adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Polsek Keluang. Kapolri diharapkan memberikan atensi khusus untuk menindaklanjuti lemahnya penanganan kasus ini dan mengevaluasi kinerja Kapolsek Keluang demi menjaga wibawa hukum, keselamatan masyarakat, dan kelestarian lingkungan.
“Kami berharap Kapolri memberikan perhatian serius terhadap masalah ini. Jika perlu, lakukan evaluasi terhadap kinerja Kapolsek Keluang. Ini demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian,” pungkasnya. (Desi)










