Untuk memperluas kesempatan kerja, forum HRD akan dilibatkan dalam kegiatan Job Fair yang akan digelar bersamaan dengan HUT OKI pada bulan Oktober mendatang. Sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Forum HRD OKI telah menandatangani kesepahaman penyerapan tenaga kerja lokal dengan Pemkab OKI.
“Ada 114 perusahaan yang telah bergabung dalam Forum HRD OKI, termasuk 70 perusahaan yang baru saja dikukuhkan kepengurusannya. Job fair nanti akan menjadi momentum besar untuk membuka akses kerja bagi masyarakat,” ujar Muchendi.
Bupati berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, mengingat kesempatan kerja yang ditawarkan terbuka lebar bagi berbagai jenjang pendidikan dan latar belakang.

“Kami mengimbau seluruh pencari kerja untuk memanfaatkan bursa kerja ini sebaik-baiknya dalam rangka mendapatkan pekerjaan, membangun jaringan, serta memahami kebutuhan dunia kerja saat ini,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab OKI juga terus mengembangkan program pelatihan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Saat ini, sudah ada 48 peserta yang mengikuti pelatihan, termasuk pelatihan bahasa Jepang selama 23 hari untuk persiapan tenaga kerja ke luar negeri.

“Kami ingin masyarakat OKI punya daya saing, tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri,” ujar Muchendi.
Dengan berbagai program dan kolaborasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten OKI optimis dapat menurunkan angka pengangguran dan mendorong pemerataan kesempatan kerja bagi seluruh lapisan masyarakat. (*/Red)







