Dalam proses penilaian, Bank Indonesia mengelompokkan wilayah Indonesia menjadi empat zona geografis utama: Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. OKI berhasil bersaing dengan puluhan kabupaten dan kota di wilayah Sumatera sebelum meraih peringkat kedua yang membanggakan.
Sebelumnya, dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) dan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPID, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan pemberian insentif fiskal kepada seluruh daerah peraih TPID Awards 2025.
Alokasi anggaran total yang disiapkan mencapai Rp 786 miliar.
“Kami berharap daerah yang meraih TPID Awards 2025 dapat memperoleh insentif fiskal sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas komitmen mereka yang luar biasa dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong transformasi digitalisasi pelayanan publik melalui berbagai inovasi program TPID,” ujar Airlangga.
Ia menambahkan bahwa koordinasi menyeluruh dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah diselesaikan untuk memastikan kesiapan anggaran.
“Saya telah mendapatkan persetujuan resmi dari Menteri Keuangan. Dana sebesar Rp 786 miliar sudah siap dan akan dialokasikan secara tepat sebagai insentif bagi daerah-daerah yang berprestasi,” tambahnya.
Insentif fiskal ini menjadi bentuk dukungan konkrit pemerintah pusat terhadap upaya daerah dalam memelihara stabilitas ekonomi makro dan memperkuat infrastruktur digital layanan publik yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat. (*/Red)




