Sejak tahap persiapan awal, Bupati telah mengarahkan agar pembinaan disusun secara terstruktur, berjenjang, dan berfokus pada peningkatan kualitas, bukan hanya sekadar keikutsertaan.
Arahan tersebut ditindaklanjuti oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah OKI melalui serangkaian program, mulai dari pemusatan latihan, evaluasi rutin, simulasi perlombaan, hingga pendampingan penuh selama pelaksanaan ajang.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda OKI, Dani Oktavian, menyampaikan bahwa peningkatan peringkat ini merupakan buah dari proses pembinaan yang dijalankan secara berkelanjutan sebelum rombongan diberangkatkan ke tingkat provinsi.
Kafilah OKI berhasil meraih prestasi di berbagai cabang lomba, meliputi kaligrafi, fahmil Quran, syarhil Quran, murattal, tafsir berbahasa Inggris, tahfiz 20 juz, tilawah anak, tilawah remaja, serta tilawah untuk peserta tunanetra.
“Seluruh peserta telah menampilkan kemampuan terbaiknya di setiap cabang yang diikuti. Pemerintah Kabupaten OKI akan terus memberikan dukungan penuh dan melanjutkan program pembinaan, agar para kafilah mampu meraih hasil yang lebih tinggi, termasuk dalam ajang MTQ tingkat nasional mendatang,” tambah Dani.
Pada penyelenggaraan kali ini, Kabupaten OKI mengirimkan total 55 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, pendamping, dan tim pendukung untuk mengikuti seluruh cabang lomba yang diperlombakan.
Keberhasilan ini menjadi landasan kuat bagi Kabupaten OKI untuk terus memajukan kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an di tengah masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa pembinaan yang konsisten adalah kunci utama menuju prestasi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. (*/Heri)








