Operasi Ketupat Musi 2026, Jalintim Banyuasin Lancar dengan Tol Fungsional Dibuka Dua Arah

Operasi Ketupat Musi 2026, Jalintim Banyuasin Lancar dengan Tol Fungsional Dibuka Dua Arah

Spread the love
         
 
  
                 
   
Banyuasin, Radar Keadilan Polres Banyuasin kendalikan arus lalu lintas Jalan Lintas Timur (Jalintim) secara optimal pada Kamis pagi (19/3/2026), dengan langkah solutif berupa pengoperasian Tol Fungsional Musi Landas dan Pulau Rimau dua arah untuk memastikan kelancaran perjalanan mudik dalam rangka Operasi Ketupat Musi 2026.

Pemantauan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB hingga 10.00 WIB di empat titik strategis, yaitu SPBU Sukajadi Km 15, Simpang Pulau Rimau Km 55, Tanjakan Booster Km 62, dan Simpang Y Tugu Polwan Betung.

Kondisi arus lalu lintas secara umum berjalan lancar, meskipun terjadi perlambatan di beberapa kawasan yang tetap dapat diatasi tanpa hambatan total.

Tol fungsional difungsikan dua arah mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB sebagai alternatif jalur bagi pemudik dari arah Palembang dan Jambi.

Kebijakan ini merata-kan distribusi arus kendaraan dan mengurangi beban Jalintim utama, dengan volume kendaraan didominasi kendaraan pribadi dari kedua arah.

Perlambatan arus terpantau di kawasan Betung, terutama sekitar pasar hingga Simpang Tugu Polwan, namun pergerakan kendaraan tetap berjalan lancar.

Tidak ditemukan kendaraan mengalami kerusakan berat atau gangguan yang dapat menghambat lalu lintas secara signifikan.

Personel tetap disiagakan di seluruh titik rawan untuk pengaturan lalu lintas dan patroli, dengan koordinasi antar titik pengamanan dilakukan secara intensif untuk menangani setiap potensi kepadatan dengan cepat.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino menegaskan bahwa pengamanan akan terus ditingkatkan seiring meningkatnya volume kendaraan.

“Kami memastikan seluruh personel tetap siaga dan pengaturan lalu lintas berjalan optimal. Tol fungsional menjadi salah satu solusi untuk menjaga kelancaran arus mudik,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengapresiasi langkah cepat yang diambil.

“Pengoperasian tol fungsional dua arah memberikan dampak langsung terhadap kelancaran arus mudik. Ini adalah langkah strategis yang tepat,” ujarnya.

Kondisi lalu lintas yang terkendali serta adanya jalur alternatif memberikan kenyamanan bagi pemudik, dengan risiko antrean panjang dapat ditekan untuk membuat perjalanan lebih efisien.

Pemudik diimbau untuk memanfaatkan tol fungsional sebagai jalur alternatif, mengikuti arahan petugas di lapangan, menjaga kecepatan dan jarak aman, beristirahat jika mengalami kelelahan, serta menghubungi Call Center 110 dalam kondisi darurat.

Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmen dalam mengawal arus mudik melalui strategi pengamanan dan manajemen lalu lintas yang adaptif.

Jalintim Banyuasin dipastikan tetap aman, lancar, dan kondusif selama Operasi Ketupat Musi 2026 berlangsung – sejalan dengan tujuan awal untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik(*/Sangkut)