Ia berkomitmen untuk menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keislaman yang lebih hidup dengan merangkul seluruh jamaah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada semua jamaah yang telah mempercayakan saya. Semoga dengan kebersamaan kita semua, Masjid Al Ansor H.A dapat semakin maju. Saya harap seluruh pihak tetap kompak, saling memberi saran, dan menjaga kerukunan yang telah ada,” tegas Pahrudin dalam sambutannya.
Akhir Masa Jabatan Burhan yang Mengabdikan Selama Puluhan Tahun
Terpilihnya Pahrudin secara resmi menggantikan Burhan, tokoh yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun sebagai Ketua Takmir.
Pergantian ini menjadi momen penyegaran organisasi dan harapan baru bagi jamaah untuk meningkatkan pelayanan ibadah serta kegiatan keagamaan.
“Saya senang melihat proses pergantian yang mulia. Semoga kepengurusan baru dapat meneruskan dan meningkatkan apa yang telah kita bangun,” ujar Burhan, yang menerima apresiasi hangat dari hadirin.
Harapan Jamaah untuk Masa Depan Masjid
Para jamaah berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan tradisi baik yang telah dibangun, sekaligus menghadirkan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Kebersamaan antara pengurus, tokoh masyarakat, dan warga diharapkan terus terjaga agar masjid semakin menjadi pusat kegiatan keislaman yang hidup dan berdaya guna.
“Kita harapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga tempat berkumpul untuk saling membantu dan memajukan masyarakat,” ungkap Jawadiono (Gancelong), salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
(Penutup) Seperti yang dimulai dengan semangat kekeluargaan, pergantian kepengurusan Masjid Al Ansor H.A mengakhiri dengan harapan baru – di mana Pahrudin akan memimpin langkah-langkah kemajuan yang melibatkan semua jamaah, melanjutkan warisan Burhan yang telah membentuk masjid menjadi apa yang ada hari ini. (Yos)




