TOKOH SENTRAL PANTAI TIMUR BANYAK MENDUKUNG PASANGAN NOMOR 02 (MUCHENDI-SUPRIYANTO) PADA PILKADA OKI TAHUN 2024
Hal menarik justru terjadi dari barisan pendukung tim 02, dimana banyak tokoh–tokoh sentral yang memiliki pengaruh besar di masyarakat Pantai Timur, mendukung Muchendi-Supriyanto.
Seperti Sang Dewi (Rusmin Nuryadin), Haji Marsudin, Haji Azhari, Haji Imron, Haji Bobi, Nanda, Syaryadi, Yudi Arian Komarullah, Haji Jon Kenedi, Fisli, Seringguk Umang, Sulaiman dan banyak tokoh–tokoh pantai timur lainnya.
Diketahui, pada saat Cabup Muchendi melakukan silaturahmi langsung dengan masyarakat di daerah pesisir dan daratan Pantai Timur, meliputi Kecamatan Cengal, Tulung Selapan dan Pangkalan Lampam pada tanggal 6–9 Oktober beberapa waktu lalu. Tampak para tokoh Pantai Timur tersebut setia mendampingi Cabup Muchendi bersilaturahmi dalam kampanye dialogis di puluhan titik desa yang dikunjungi.
Salah satu tokoh Pantai Timur, Yudi Arian Komarullah, yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten OKI periode 2019–2024 dari PDIP ini mengatakan, mereka menilai sosok Muchendi figur yang santun serta memiliki tata cara komunikasi yang baik dengan semua golongan dalam menyampaikan sesuatu yang dibahas.
Bukan hanya santun dalam bertutur kata, lanjut dia, sosok Muchendi memiliki jalan solusi dalam setiap keluhan yang disampaikan oleh masyarakat saat berinteraksi langsung dengannya.
“Sosok yang santun dan komunikasinya sangat baik dalam menghadapi seluruh golongan masyarakat. Muchendi di mata kami tidak jauh beda dengan sosok ayahnya (Ishak Mekki) yang sudah terbukti bagus dan banyak membangun di Kabupaten OKI, khususnya Kecamatan Tulung Selapan dan sekitarnya. Kita tahu, beliau dijuluki bapak pembangunan OKI. Jadi pendapat kami sesuai dengan pepatah, buah jatuh takkan jauh dari pohonnya,” kata Yudi kepada Beritaandalas.com, Jum’at (11/10/24).
Yudi menjelaskan, ada dua paslon yang akan berkontestasi pada pemilihan kepala daerah di Kabupaten OKI tahun 2024 ini. Dimana dari kedua calon itu terdapat putra asli Pantai Timur yaitu Abdiyanto, yang maju sebagai Calon Wakil Bupati OKI. Namun, banyak tokoh Pantai Timur justru mendukung Calon Bupati Muchendi.
“Yang pastinya, komunikasi politik putra Pantai Timur itu akhir-akhir ini memburuk dengan tokoh–tokoh masyarakat dan para politisi disini, yang tidak sejalan dengannya. Pastinya kami ingin perubahan. Sebab, putra Pantai Timur itu juga sudah pernah menjabat 20 tahun lebih di legislatif, terakhir sebagai Ketua DPRD, dan tetap tidak ada kontribusi yang signifikan terhadap Pantai Timur,” jelas Yudi.
Yudi memaparkan, bahwa prediksi perolehan suara pasangan Muchendi-Supriyanto di daerah Pantai Timur lebih dari 50 persen.
Dia berharap, apabila pasangan Muchendi-Supriyanto menang pada Pilkada OKI tahun 2024 ini, mereka meyakini akan ada perubahan signifikan di daerah pesisir dan daratan Pantai Timur.
“Persentasenya 65 persen untuk kemenangan paslon 02. Saya bersama para tokoh lainnya meyakini Muchendi akan membawa perubahan yang besar dan mengutamakan infrastruktur daerah–daerah pedalaman di OKI, khususnya Pantai Timur. Kami lebih memberikan masukan kepada Muchendi agar banyak blusukan ke pelosok, supaya lebih tahu permasalahan yang ada di masyarakat,” harapnya.
Sementara itu, Anisar, warga desa Sungai Somor ini menanggapi kemunculan sosok Muchendi yang maju sebagai Calon Bupati OKI, merupakan angin segar bagi daerah Pantai Timur. Dirinya beranggap, Muchendi sebagai figure yang akan membawa banyak perubahan di OKI.
“Rekam jejaknya jelas, terbukti dia banyak dikagumi oleh masyarakat. Saya sebagai orang asli Pantai Timur berdoa, semoga Muchendi menjadi pemimpin yang amanah agar dapat mewujudkan Kabupaten OKI lebih baik kedepannya,” kata Anisar.
Anisar menjelaskan, dirinya tidak mendukung dan memilih putra asli Pantai Timur di Pilkada OKI tahun 2024 karena sudah cukup kecewa.
“Wang lah neman tebudi janji palsu (orang sudah banyak tertipu janji palsu),” jelas Anisar.
Anisar memprediksi, paslon nomor urut 2, Muchendi-Supriyanto, akan menang di daerah Pantai Timur.
“Untuk tetangga sulit bisa mendapatkan 40 persen suara, bukan saya mendahului Tuhan. Info dari teman-teman disana, jika Sungai Menang itu 60 persen MURI dan Cengal 60 persen MURI,” tandasnya. (Red)
Sumber : www.beritaandalas.com (Ludfi)



