Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Pembangunan jembatan gantung di wilayah Ogan Komering Ilir telah memasuki tahap fundamental yang menentukan kekuatan struktur keseluruhan, dengan pelaksanaan pembuatan rangka Strauss Pile yang dilaksanakan secara terpadu dan profesional di lokasi pekerjaan.
Tahapan ini menjadi pijakan utama untuk memperkuat dasar konstruksi sebelum proses pengecoran dilakukan, dengan fokus utama pada daya dukung maksimal dan ketahanan jangka panjang.

Proses pembangunan rangka berlangsung sejak pagi hari, dengan serangkaian aktivitas yang meliputi pengukuran dimensi, pemotongan material besi tulangan, hingga pengikatan komponen sesuai dengan standar teknis nasional.
Setiap tahapan dijalankan dengan ketelitian tinggi untuk memastikan pondasi mampu menopang bobot dan beban konstruksi jembatan gantung secara kokoh dan aman.
“Rangka Strauss Pile berperan sebagai tulang utama pondasi; presisi dan kekuatan pada tahap ini menjadi faktor penentu kualitas keseluruhan struktur jembatan,” jelas Komandan Satgas Lapangan, Kapten Czi Aldi.
Kondisi cuaca dan medan yang menantang tidak mengurangi semangat serta komitmen personel dalam menyelesaikan pekerjaan.
Setiap detail pengikatan kawat dan susunan besi diwujudkan sebagai bentuk dedikasi untuk menghadirkan infrastruktur penghubung yang aman, handal, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.
Dengan kelancaran proses pembuatan rangka Strauss Pile, struktur dasar jembatan semakin mantap dan siap untuk tahapan selanjutnya.
Satgas bertekad menyelesaikan seluruh rangkaian pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, guna mewujudkan jembatan yang kokoh, aman, dan menjadi tonggak kemajuan konektivitas wilayah Ogan Komering Ilir – sesuai dengan tujuan awal pelaksanaan proyek pembangunan ini. (*/HS)













