Pemkab Muba Optimalisasi Aset Daerah Lewat Kelapa Sawit dan Budidaya Ikan Lele untuk Ketahanan Pangan dan PAD

Pemkab Muba Optimalisasi Aset Daerah Lewat Kelapa Sawit dan Budidaya Ikan Lele untuk Ketahanan Pangan dan PAD

Selain skala besar, Pemkab Muba juga gerakkan pemanfaatan pekarangan rumah melalui program “Bantu Umak”.

Masyarakat didorong menanam sayuran di halaman rumah untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, sejalan dengan konsep ketahanan pangan keluarga yaitu kemampuan rumah tangga memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kita tekankan bahwa lahan sekecil apa pun dapat dimanfaatkan secara maksimal. Penanaman sayuran di pekarangan rumah dapat memenuhi konsumsi keluarga sendiri sekaligus mengurangi pengeluaran bulanan,” ungkap Bupati Toha.

Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, antara lain Asisten III Setda Muba Drs H RE Aidil Fitri, M.Si, Kepala Dinas Perikanan Sunaryo S.STP., MM, Kepala Dinas Perkebunan Drs Bustanul Arifin, serta perwakilan dari Polres Muba dan Politeknik Sekayu.

Sinergi lintas sektor menunjukkan bahwa pengelolaan aset daerah memerlukan kerja sama bersama untuk menghasilkan manfaat berkelanjutan.

Optimalisasi aset daerah menjadi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Aset yang dikelola secara produktif mampu mengurangi beban anggaran daerah, menambah PAD, mendukung program sosial, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pendekatan terencana dan transparan, langkah ini diharapkan menjadi model pengelolaan aset daerah yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberikan dampak langsung dan positif bagi seluruh lapisan masyarakat – sejalan dengan tujuan awal untuk menguatkan ketahanan pangan dan kemakmuran daerah(*/Desi)