Kepala Dinas Koperasi dan UKM Muba, Zulkarnain, SP, menjelaskan tujuan pelatihan ini: menciptakan SDM koperasi yang profesional dan adaptif.
“Koperasi modern harus efisien, transparan, dan mampu bermitra lintas sektor untuk menghadapi dinamika pasar dan teknologi,” ujarnya.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Muba H. M. Toha menyatakan dukungan penuh pemerintah terhadap koperasi sebagai lembaga ekonomi yang kuat. Ia juga mengapresiasi program Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi desa menuju Indonesia Emas 2045.
“Koperasi Merah Putih mendorong sinergi antara koperasi, pemerintah desa, UMKM, lembaga keuangan, dan swasta untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Bupati Toha.
Ia berharap koperasi di Muba menjadi penggerak utama perekonomian, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, dan melahirkan inovasi berkelanjutan.
“Mari kita wujudkan koperasi sebagai solusi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan untuk kemajuan Musi Banyuasin,” tutupnya. (*/Desi)













