Program Strategis Pemkab Muba:
Pemkab Muba telah menyiapkan berbagai program strategis di sektor pendidikan pada 2025, antara lain:
- Pemberian beasiswa senilai Rp 4,7 miliar bagi tenaga pendidik dan mahasiswa, termasuk untuk guru di daerah 3T, guru berprestasi, serta mahasiswa berprestasi.
- Program pengelolaan pendidikan dengan alokasi Rp 203 miliar untuk penambahan ruang kelas, rehabilitasi sekolah, pembangunan unit sekolah baru, serta penataan sarana prasarana.
Saat ini, Muba memiliki 1.169 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMP dengan jumlah pendidik dan tenaga kependidikan mencapai 11.223 orang.
Apresiasi dari Universitas Sriwijaya:
Dekan FKIP Unsri, Dr. Hartono MA, menyambut baik kehadiran Wabup Muba dan jajaran. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kampus kita sudah melakukan berbagai terobosan termasuk workshop internasional hingga ke Brunei, ASEAN, dan Amerika Serikat. Bahkan mahasiswa Muba juga terlibat dalam riset yang didanai Kemenristek Dikti. Harapan kami kegiatan ini bisa terus diperluas,” ujarnya.
Wakil Rektor I Unsri, Prof Rujito Agus Suwignyo, mengapresiasi perhatian Pemkab Muba terhadap pendidikan.
“Kepedulian Bupati dan Wabup Muba dalam meningkatkan kualitas SDM sangat luar biasa. Ini contoh nyata bagaimana pemerintah daerah memberi kontribusi nyata bagi perguruan tinggi,” katanya.
Prof Rujito menambahkan, Unsri memiliki cita-cita menjadi salah satu universitas berkelas dunia dalam level 100 besar global.
“Untuk itu, kami ingin memberi dampak langsung bagi masyarakat, dan Muba adalah contoh baik dari sinergi itu,” pungkasnya.
Pendidikan Berkualitas: Investasi Masa Depan
Dengan komitmen yang kuat dan strategi yang tepat, Musi Banyuasin berhasil membuktikan bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. (Desi)









