Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ogan Komering Ilir (OKI) mewujudkan pengabdian nyata melalui pembangunan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) guna memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat.
Fasilitas ini dibangun di lingkungan TK TPA Masjid Nurul Huda, di atas tanah wakaf yang selama ini menjadi pusat kegiatan pendidikan keagamaan, pengajian, musyawarah, dan berbagai aktivitas sosial warga.
Selama ini, beragam kegiatan yang berlangsung di lokasi tersebut belum didukung oleh sarana sanitasi yang memadai.
Kondisi ini menjadi perhatian utama jajaran kepolisian, yang kemudian menginisiasi pembangunan fasilitas guna meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan.
Bangunan MCK berukuran 5 x 3 meter itu secara resmi diresmikan pada Kamis, 25 Juni 2026. Proses peresmian dihadiri oleh pimpinan kepolisian setempat bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kelancaran seluruh aktivitas yang berlangsung di lingkungan tersebut.
Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa pembangunan fasilitas publik merupakan wujud kehadiran Polri yang responsif terhadap kebutuhan langsung masyarakat.
“Tempat ini bukan hanya sarana pendidikan bagi anak-anak, tetapi juga ruang interaksi dan kebersamaan warga. Oleh karena itu, kami berupaya melengkapinya dengan fasilitas yang layak agar semua kegiatan dapat berjalan lebih nyaman dan teratur,” ujarnya.
Ia menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk memperkuat peran pengabdian melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan, bukan hanya bersifat seremonial semata.
Bagi warga, keberadaan MCK ini menjadi pelengkap sarana yang sangat dibutuhkan.
Dengan tersedianya fasilitas sanitasi yang layak, seluruh kegiatan pendidikan, keagamaan, dan sosial di lingkungan tersebut dapat berlangsung lebih optimal dan mendukung terciptanya lingkungan yang sehat.
Melalui langkah ini, Polres OKI membuktikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan sehari-hari, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat. (*/HS)














