Ketersediaan bahan baku utama berupa pelet kayu Kaliandra Merah merupakan hasil kerja sama strategis antara PTBA dengan Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVYK).
Kolaborasi ini telah menghasilkan pengembangan kawasan Kebun Energi sejak Januari 2024, termasuk pembangunan fasilitas pengolahan hingga menjadi pelet kayu siap pakai.
Prof. Dr. Mohammad Nurcholis, M.Si., Guru Besar Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta, menjelaskan keunggulan teknis dari tanaman yang dikembangkan tersebut.
“Tanaman Kaliandra Merah memiliki kemampuan tinggi dalam menyerap karbon dioksida sekaligus menghasilkan biomassa berkualitas unggul dengan nilai kalor mencapai lebih dari 4.300 kilokalori per kilogram. Karakteristik ini menjamin kelancaran proses pembakaran tanpa menurunkan mutu energi yang dihasilkan,” urainya.
Selain berperan langsung dalam upaya penurunan emisi karbon, perseroan juga menjamin keberlanjutan pasokan biomassa melalui pengembangan terstruktur kawasan Kebun Energi.
Jenis Kaliandra Merah dipilih secara cermat karena memiliki sifat tumbuh cepat, kandungan energi tinggi, serta kemampuan tumbuh kembali secara alami setelah masa panen tanpa memerlukan penanaman ulang secara menyeluruh.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PTBA, Eko Prayitno, menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor antara dunia usaha, lembaga pendidikan tinggi, dan badan pendukung menjadi pondasi utama dalam memperkuat transformasi perseroan menuju perusahaan energi yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

“Langkah nyata yang kami laksanakan ini merupakan bukti komitmen penuh perseroan untuk mendukung ketahanan energi nasional, mempercepat penurunan tingkat emisi karbon, serta mendorong transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan tangguh bagi masa depan bangsa,” tutupnya dengan tegas.
Informasi Lebih Lanjut:
Eko Prayitno
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan
PT Bukit Asam (Persero) Tbk
Surel: corsec@bukitasam.co.id
Laman Resmi: www.ptba.co.id








