Dikatakan Trisko, berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Penanggulangan Bencana (DPKPPB) Kota Lubuklinggau menyebutkan sepanjang 2023 lalu, telah terjadi beberapa bencana baik alam maupun non-alam yakni 10 kali terjadi banjir, enam kali tanah longsor, enam kali terjadi angin puting beliung, 32 kali peristiwa kebakaran di permukiman penduduk serta 92 kali terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Masih menurut dia, dalam penanggulangan bencana ada berapa tahap yang harus dilakukan yakni tahap pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, tahap darurat sampai dengan tahap rehabilitasi.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dedikasi, keberanian dan pengabdiannya dalam membantu masyarakat, dan saya berpesan jaga kesehatan, kekompakan dan keselamatan dalam bekerja,” pungkasnya.
Selesai pelaksanaan apel, Pj wali kota bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Pemkot Lubuklinggau meninjau sarana prasarana penanggulangan bencana mulai dari perahu dan kelengkapannya, kendaraan logistik maupun tenda-tenda darurat saat terjadi bencana.
Hadir dalam apel tersebut, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Indra Arya Yuda, Dandim 0406 Lubuklinggau, Letkol Inf Kunto Adi Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Yunizar Kilat Daya, Danyon Brimob Petanang, AKBP Andiyano, Pj Sekda, H Tamri, kepala OPD dan ASN dilingkungan Pembkot Lubuklinggau. (FS/wms/Aaf/Mol)






