Asesmen ini memberikan gambaran komprehensif terkait kapasitas peserta untuk mengikuti pendidikan lanjutan yang mencakup program reguler dan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada angkatan pertama ini.
Program pendidikan S-2 STIK dirancang untuk meningkatkan kemampuan personel dalam bidang kepemimpinan strategis, analisis kebijakan publik, dan manajemen kepolisian modern.
Pelaksanaan seleksi di Assessment Center Gedung Promoter juga menunjukkan kesiapan infrastruktur pengembangan SDM yang semakin profesional di tingkat kewilayahan.

“Pendidikan lanjutan merupakan investasi strategis dalam menyiapkan kepemimpinan Polri di masa depan. Karena itu setiap tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berbasis kompetensi,” tegas Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan komitmen institusi dalam meningkatkan kualitas SDM sebagai fondasi utama bagi kepolisian yang profesional.
“Melalui seleksi pendidikan ini, Polda Sumsel berupaya menyiapkan personel yang memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kompetensi akademik yang kuat,” ujarnya.
Kombes Pol Nandang menambahkan, peningkatan kualitas SDM menjadi kunci utama untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Dengan seleksi ini, Polda Sumatera Selatan berharap melahirkan generasi kepemimpinan Polri yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab berbagai tantangan keamanan di era yang terus berkembang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas institusi melalui pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas, sejalan dengan visi membangun kepolisian yang handal dan dapat dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat. (*/Andrian)









