Polres Sukoharjo Sigap Amankan Program Makan Bergizi: Temukan Indikasi Zat Berbahaya pada Anggur

Polres Sukoharjo Sigap Amankan Program Makan Bergizi: Temukan Indikasi Zat Berbahaya pada Anggur

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Sukoharjo, Radar Keadilan – Polres Sukoharjo menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan pangan program Makan Bergizi Gratis Polri.

Melalui Sentra Pelayanan Pangan Gizi (SPPG), petugas berhasil mendeteksi indikasi adanya zat berbahaya pada buah anggur jenis Muscat.

banner"300x250"title"300x250" banner"300x250"title"300x250"

“Keamanan pangan adalah prioritas utama kami. Temuan ini membuktikan bahwa sistem pengawasan kami berjalan efektif,” ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo, S.H., S.I.K.

Pada Kamis, 5 November 2025, tim Sie Dokkes Polres Sukoharjo melaksanakan pemeriksaan rutin Food Safety.

Pemeriksaan organoleptik dan kimia terhadap menu utama (nasi putih, telur puyuh asam manis, tempe goreng, sayur sop, dan kelengkeng) dinyatakan aman dan memenuhi standar gizi.

Namun, saat pemeriksaan lanjutan terhadap menu hari berikutnya (roti, susu, dan anggur Muscat), alat Food Safety merk Alder menunjukkan indikasi positif adanya zat berbahaya.

Petugas SPPG Polres Sukoharjo memeriksa sampel anggur Muscat pada 6 November 2025, sebagai bagian dari pengawasan ketat program Makan Bergizi Gratis Polri./Gunadi Pramono, radarkeadilan.com

Menyikapi temuan ini, Polres Sukoharjo bertindak cepat dengan:

  • Menarik seluruh anggur Muscat dari dapur penyajian.
  • Memisahkan anggur dari bahan makanan lain.
  • Mengganti anggur dengan buah yang telah teruji aman.
  • Mengamankan bahan yang terindikasi berisiko untuk pemeriksaan lanjutan.

“Kami tidak ingin ada satu pun makanan yang mengandung bahan berbahaya sampai ke penerima manfaat,” tegas Kapolres Sukoharjo.

Pemeriksaan Lanjutan dan Koordinasi Lintas Sektor

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"