Spread the love
Post Views: 2,910
Gubernur Sumatera Selatan mengutarakan harapan besar untuk kemajuan dan penyebaran kegemaran berkuda di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.
Namun, upaya menjadikan berkuda sebagai aktivitas yang diminati luas oleh masyarakat masih menghadapi tantangan.
“Masyarakat Sumatera Selatan memiliki kebiasaan yang berbeda dengan daerah seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa, di mana berkuda sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” jelas Gubernur Herman Deru.
Gubernur menambahkan, persepsi masyarakat yang menganggap berkuda sebagai aktivitas yang mahal tidak sepenuhnya benar.
“Kesan mahal muncul karena sebagian besar orang memilih merawat kuda secara pribadi. Namun, jika menggunakan fasilitas stable bersama atau program bantuan kuda dari Pemerintah Kabupaten, biaya bisa ditekan secara signifikan,” paparnya.
Oleh karena itu, Gubernur meminta pengurus Pordasi pada semua tingkatan untuk aktif menyebarkan informasi bahwa berkuda dapat diakses dengan biaya yang terjangkau.
















