Kontribusi Nyata Pramuka untuk Masyarakat dan Lingkungan
Selain membina karakter, Gerakan Pramuka juga diharapkan aktif dalam pengabdian masyarakat, mulai dari bakti sosial, penanggulangan bencana, hingga membantu kelancaran arus mudik. Menurut Muchendi, kehadiran Pramuka di tengah masyarakat pada momen krisis membuktikan komitmen pengabdian tanpa pamrih.

Pencak silat sebagai simbol kekuatan dan ketangguhan ditampilkan di Apel Pramuka OKI.
Siap wujudkan Indonesia Emas 2045!/radarkeadilan.com
“Pramuka harus menjadi bagian dari solusi, hadir di saat masyarakat membutuhkan, dan selalu memberikan manfaat nyata,” ungkapnya.
Di bidang pelestarian lingkungan, Gerakan Pramuka diajak untuk menggerakkan aksi nyata seperti penanaman pohon, pembersihan fasilitas umum dan rumah ibadah, serta kampanye hemat energi di seluruh pelosok tanah air.
“Kegiatan ini tidak hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga menanamkan rasa cinta tanah air yang berakar pada nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” lanjutnya.
Dukungan untuk Swasembada Pangan Nasional
Bupati Muchendi juga mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk mengambil bagian dalam mewujudkan program swasembada dan ketahanan pangan nasional. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Pembangunan Nasional Presiden Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto, khususnya dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional.

Drumband Pramuka OKI menunjukkan semangat kolaborasi dan harmoni di Apel Pramuka.
Siap mewujudkan Indonesia Emas 2045!/radarkeadilan.com
“Semua ini adalah kontribusi nyata Pramuka dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Mari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai pilar kekuatan bangsa yang membentuk generasi berdaya saing, mandiri, dan siap memimpin di masa depan,” tutupnya dengan penuh semangat.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, Gerakan Pramuka di Ogan Komering Ilir siap menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan bangsa dan mewujudkan Indonesia Emas 2045. (*/Red)








