Tanjung Enim, Radar Keadilan – Meneguhkan komitmen nyata dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan, PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, kembali menyalurkan ratusan hewan kurban dalam perayaan Idul Adha tahun ini.
Sebanyak 300 ekor hewan kurban, terdiri dari 224 ekor sapi dan 76 ekor kambing, didistribusikan secara merata ke berbagai titik wilayah operasional perusahaan demi berbagi kebahagiaan dan mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
Kegiatan penyaluran hewan kurban diawali dengan upacara pelepasan tim distribusi yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Gedung Utama Bukit Asam (GUBA), Tanjung Enim, pada pukul 07.00 WIB.
Dari lokasi tersebut, tim bergerak menuju wilayah ring satu dan titik-titik penyaluran lain yang telah ditetapkan, memastikan bantuan sampai tepat sasaran dan tepat waktu.
Ketua Bidang Sosial Ramadan, Idul Fitri, Halal Bihalal, dan Idul Adha PTBA, Weny Yuliastuti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta kepanitiaan hari besar keagamaan perusahaan.
Penyaluran ini bukan sekadar kewajiban, melainkan manifestasi rasa syukur Perseroan atas keberhasilan usaha yang dicapai hingga saat ini.
“Penyaluran hewan kurban ini merupakan wujud rasa syukur Perseroan sekaligus implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan kepada masyarakat luas. Bantuan ini disalurkan ke desa-desa di wilayah ring satu perusahaan serta ke masjid-masjid yang ada di sekitar lingkungan operasi. Secara keseluruhan, jangkauan kami meliputi wilayah Tanjung Enim, Palembang, Sawahlunto, hingga Lampung dengan total 300 hewan kurban yang disalurkan tahun ini,” ujar Weny.

Ia menambahkan, program ini dirancang agar memberikan dampak manfaat yang nyata bagi kehidupan masyarakat, mengingat tidak semua warga memiliki kesempatan menikmati daging setiap hari.
Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus memperkokoh ikatan silaturahmi antara perusahaan dan warga.













