Senada, Pj Ketua Dekranasda Sumsel Tyas Fatoni mengungkapkan, anggota Dekranasda harus memiliki tanggung jawab moral untuk mengembangkan kerajinan daerah yang ada di Kabupaten/Kota masing-masing. “Untuk itu, saya mengajak para pengrajin dan pelaku UMKM untuk lebih semangat lagi menciptakan sinergi dan kolaborasi bersama dengan Dekranasda,” tuturnya.
Sementara, Ketua Dekranasda Muba Hj Asna Aini Apriyadi melalui Kepala Disdagperin Muba Azizah SSos MT dalam paparan menyampaikan, terdapat 5 (Lima) Program Kerja utama Dekranasda Kabupaten Muba tahun 2023-2024 diantaranya, Program penguatan kelembagaan dengan menjalin kerjasama dan sinergi bersama instansi pemerintah. Program peningkatan dan penguatan kelembagaan pengrajin dan dekranasda, mengikuti Rapat kerja daerah dekranasda dan Rapat kerja nasional dekranasda pusat.
“Program pengembangan inovasi dan kreativitas produk kerajinan dalam bentuk pemanfaatan Rumah Kemasan dan Rumah Gambo sebagai sarana promosi, edukasi dan destinasi wisata industri kreatif. Selain itu untuk promosi Dekranasda Muba mengadakan berbagai kegiatan seperti kilau pesona gambo, Pameran Kriya Nusa, Inacraft, Muba Expo, festival anjungan. Program pengembangan dan perluasan pasar produk kerajinan. Sebagai partisipan pada pameran tingkat nasional dan provinsi diantaranya, pameran apkasi di JCC Jakarta, inacraft di Jakarta, Sriwijaya Expo dan festival anjungan Sumsel. Program yang terakhir yaitu, Peningkatan kapasitas SDM (pengrajin). Kita harapkan 5 program ini bisa berjalan sesuai dengan baik dan memberikan banyak manfaat,” tandasnya. (Nop/Ril)






