Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Kualitas dan potensi peternakan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali mendapat pengakuan tertinggi dari pemerintah pusat.
Seekor sapi unggul berjenis Simental dengan bobot mencapai 1,1 ton, hasil peternakan warga Desa Sumber Deras, Kecamatan Mesuji, resmi dibeli oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai hewan kurban peringatan Idul Adha 1447 Hijriah.

Hewan ternak berkualitas tersebut telah diserahkan secara resmi ke lingkungan Masjid Agung Sholihin Kayuagung, untuk kemudian disalurkan dan dimanfaatkan bagi masyarakat luas di wilayah Kabupaten OKI.
Penetapan ternak dari daerah ini sebagai kurban negara menjadi tonggak penting yang menegaskan kepercayaan penuh pemerintah pusat terhadap mutu dan ketersediaan hasil peternakan di bumi Sriwijaya ini.
Bupati OKI, Muchendi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perhatian khusus yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, langkah ini bukan sekadar bantuan, melainkan dorongan moral yang sangat besar bagi seluruh pelaku usaha peternakan di daerah.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan segenap masyarakat Kabupaten OKI, kami menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia. Perhatian dan kepedulian ini menjadi bukti nyata bahwa hasil karya peternak lokal kita memiliki standar kualitas yang diakui secara nasional,” ungkap Muchendi, Rabu (27/5).

Lebih jauh ia menjelaskan, pemilihan hewan kurban yang bersumber langsung dari peternak daerah merupakan bentuk validasi terhadap daya saing produk lokal.
Hal ini sekaligus menjadi pemacu semangat agar sektor peternakan di OKI terus berkembang dan mampu bersaing di kancah yang lebih luas.
Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) OKI, Dedy Kurniawan, merinci bahwa sapi unggulan tersebut merupakan milik Kasmudi, seorang peternak mandiri yang berdomisili di Desa Sumber Deras.
Dengan bobot mencapai 1,1 ton, hewan tersebut telah melewati serangkaian uji kelayakan dan pemeriksaan kesehatan ketat yang dilakukan tim teknis dinas untuk memastikan keamanan dan kesesuaian sebagai hewan kurban.
“Sapi berjenis Simental ini memiliki fisik yang sangat prima. Tim kami telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengecekan kondisi ternak secara menyeluruh. Semua parameter memenuhi syarat dan dinyatakan layak, sehat, dan aman untuk dijadikan hewan kurban,” tegas Dedy.











