Sedekah Adat Benakat Minyak: Wujud Rasa Syukur dan Langkah Melestarikan Identitas Budaya Lokal

Sedekah Adat Benakat Minyak: Wujud Rasa Syukur dan Langkah Melestarikan Identitas Budaya Lokal

Berita, BUDAYA, PALI, PENDIDIKAN2736 Dilihat
banner"468x90"title"468x90"

“Alhamdulillah, setiap tahun kita terus laksanakan Sedekah Adat ini sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang diterima, baik dari hasil sawit, karet, persawahan, maupun sektor pertanian lainnya yang menjadi tumpuan hidup warga. Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Daerah sehingga kegiatan ini terselenggara baik, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarunsur di desa,” ujar Edi.

Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pertanian senantiasa memberikan pendampingan guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani setempat.

banner"300x250"title"300x250"

Sementara itu, Staf Ahli Bupati PALI Kamriadi yang mewakili Bupati menegaskan makna mendalam dari tradisi ini.

“Sedekah Adat mengajarkan kita untuk senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan, baik dari sektor pertanian, perikanan, maupun bidang lainnya. Semangat ini harus terus dijaga, tidak hanya di Benakat Minyak tetapi juga di desa-desa lain, karena mampu memperkuat persatuan dan rasa kekeluargaan di tengah masyarakat,” tegas Kamriadi.

Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan tradisi tetap sederhana dan tidak membebani warga, serta kesenian seperti Jaranan terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas yang membanggakan.

Melalui pelaksanaan tradisi ini, diharapkan semangat kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian terhadap budaya lokal semakin menguat, menjadi fondasi kokoh dalam membangun Desa Benakat Minyak yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera bersama. (*/Nanda)

banner"728x90"title"728x90"
Baca Juga :  Sinergi Kuat Pemkab Muara Enim dan PLN: Percepat Meterisasi PJU dan Optimalisasi Pajak Energi demi Kesejahteraan Masyarakat