Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Muba, Dr. Muhammad Faris, S.STP., M.Si, melaporkan bahwa jumlah peserta tahun ini mencapai 1.096 orang. Mereka berasal dari berbagai dinas dan instansi di lingkungan Pemkab Muba, pelajar dari berbagai sekolah, hingga masyarakat umum di Kota Sekayu. Total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp60 juta.
Lomba berlangsung penuh keceriaan. Sorakan penonton menggema setiap kali peserta hampir terjatuh di lomba enggrang, atau saat tim tarik tambang saling mengerahkan seluruh tenaga. Suasana semakin meriah ketika beberapa pejabat daerah turut mencoba permainan, memancing gelak tawa warga.
Perlombaan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan upacara, tetapi juga dengan momen kebersamaan yang menghidupkan kembali nilai gotong royong dan kegembiraan khas Indonesia.
Semangat ini diharapkan terus membara dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Muba, menjadikan daerah ini semakin maju dan sejahtera.
“Mari kita jadikan momen peringatan HUT RI ini sebagai momentum untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan semangat gotong royong, dan bersama-sama membangun Muba yang lebih baik,” pungkas Bupati Toha Tohet dengan penuh semangat. (*/Desi)













