Ketua PWM Sumsel, H. Ridwan Hayattudin, S.H., M.H., dalam kesempatan tersebut memaparkan sejumlah program strategis dan kebutuhan organisasi.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah dukungan terhadap penguatan sektor pertanian, khususnya terkait pengolahan lahan cetak sawah serta optimalisasi sistem irigasi.
Selain itu, Ridwan juga menyoroti pentingnya keberlanjutan pasokan beras melalui skema kerjasama dengan Sekolah Penggerak Pendidikan Gizi (SPPG) di lingkungan sekolah Muhammadiyah.
“Kami berharap dapat mewujudkan sinergitas yang optimal bersama Pemerintah Daerah. Dukungan ini sangat kami butuhkan agar PWM dapat mengoptimalkan pengelolaan lahan cetak sawah. Lebih jauh lagi, hasil panen berupa gabah nantinya diharapkan dapat diserap oleh pihak SPPG untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah Muhammadiyah,” tegas Ridwan.
Langkah kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan sendiri, melainkan memerlukan partisipasi aktif dan dukungan dari seluruh komponen bangsa.
Dengan adanya kesepahaman dan komitmen bersama, diharapkan berbagai program yang telah dirancang dapat berjalan lancar, memberikan manfaat maksimal, serta membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Banyuasin dan Sumatera Selatan secara umum. (*/Sangkut)





