“Di era digital ini, hoax menjadi ancaman serius. Kami mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Saring dulu sebelum sharing, itu prinsip yang harus dipegang teguh,” tegas Sertu Suryanto.
Selain itu, Babinsa juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat tentang bahaya narkoba dan kepemilikan senjata api ilegal (Senpira). Larangan terhadap hiburan malam yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban, seperti orgen musik remix, juga terus disosialisasikan sesuai dengan Peraturan Gubernur Sumatera Selatan dan Peraturan Daerah Bupati OKI.
Apresiasi terhadap sinergi TNI dan masyarakat ini datang dari berbagai kalangan.
Tokoh masyarakat Desa Talang Jaya, yang enggan disebutkan namanya, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kehadiran Babinsa yang selalu responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya Siskamling ini. Kehadiran Babinsa memberikan rasa aman dan nyaman bagi kami. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin ditingkatkan,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan, TNI dan masyarakat OKI berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
Siskamling akan terus menjadi agenda prioritas, dengan harapan dapat mewujudkan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (*/Red)








