Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Danrem 044/Garuda Putra, Danlanal, Danlanud, serta Kepala Badan Intelijen Daerah Sumsel.
Keterlibatan lintas sektor menunjukkan komitmen kolektif dalam menjaga stabilitas sosial-keagamaan sebagai pondasi utama pembangunan daerah.
Keterlibatan aktif Polda Sumsel dalam penguatan lembaga keagamaan mencerminkan pendekatan keamanan yang humanis dan preventif.
Stabilitas yang terjaga akan mendorong kelancaran pembangunan daerah, iklim investasi yang kondusif, serta penguatan ketahanan sosial masyarakat.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi tetap aman dan harmonis. Stabilitas adalah tanggung jawab bersama,” tutup Kabid Humas.

Ajakan ini selaras dengan semangat awal kegiatan yang mengedepankan kolaborasi sebagai kunci keberlanjutan kondusivitas dan kemajuan daerah. (*/Andrian)













