Lubuklinggau, Radar Keadilan – Langkah besar untuk memperkuat ekosistem pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab di Kota Lubuklinggau telah resmi dimulai. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Lubuklinggau secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2029, dalam sebuah acara yang berlangsung di Hall Cinema, Lantai 5 Kantor Wali Kota Lubuklinggau, Selasa (20/10/2026).
Ali Mu’ap, S.M., S.H., dipercaya memegang tampuk pimpinan sebagai Ketua SMSI Kota Lubuklinggau periode ini. Ia didampingi Epranika Prandita, S.H., sebagai Sekretaris dan Alam Budi Kusuma sebagai Bendahara.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat, Ketua Umum SMSI Pusat Dr. Firdaus, M.Si., Ketua SMSI Provinsi Sumatera Selatan Joni Heri, S.Sos., jajaran perwira Polres Lubuklinggau, Dinas Komunikasi dan Informatika, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta perwakilan berbagai organisasi pers yang beroperasi di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Ali Mu’ap menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau dan seluruh pihak yang telah mendukung pelantikan kepengurusan ini.
Ia menegaskan bahwa keberadaan SMSI adalah wadah strategis bagi perusahaan media siber untuk saling memperkuat sekaligus menjaga standar jurnalistik yang tinggi.
“Keberadaan SMSI sangat penting sebagai wadah perusahaan-perusahaan media yang menaungi rekan-rekan pencari berita. SMSI turut berkontribusi menciptakan pemberitaan yang konstruktif, berimbang, dan mengedukasi masyarakat melalui penerapan standar redaksional yang ketat,” ungkap Ali Mu’ap.
Dua program utama menjadi prioritas kepengurusan baru: pertama, mewujudkan sebuah ruang kerja yang layak dan representatif sebagai pusat berkumpulnya insan pers; kedua, membangun kemitraan yang setara dan saling mendukung antara Pemerintah Kota Lubuklinggau dan perusahaan media di daerah ini.
Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat menyambut positif kehadiran kepengurusan SMSI yang baru. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun kemitraan yang erat dengan dunia pers.





