Musi Rawas, Radar Keadilan – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempertegas komitmen memperkuat konsolidasi organisasi di wilayah Sumatera Selatan melalui pengukuhan kepengurusan tiga Dewan Pimpinan Cabang sekaligus.
Ketiga DPC yang dikukuhkan meliputi Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) untuk masa bakti 2026–2031.
Acara berlangsung di Ballroom Dewinda Hotel, Lubuklinggau, pada Minggu, 18 Oktober 2026, dan dipimpin langsung oleh Ketua DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, atau yang akrab disapa Gus Halim.
Turut hadir Ketua DPW PKB Sumatera Selatan H. Nasrul Halim, S.H., Anggota DPR RI Fraksi PKB Komisi XIII Dapil Sumsel I SN Prana Putra Sohe, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI H. Fauzi Amro, Wali Kota Lubuklinggau H. Rachmat Hidayat, serta Ketua DPW Perempuan Bangsa Hj. Yeti Oktarina Prana.
Kepengurusan baru yang resmi menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan terdiri dari Elvaria Novianti, S.E. (Ketua DPC PKB Kota Lubuklinggau), H. Taslim (Ketua DPC PKB Musi Rawas), dan Oon Kunaidi (Ketua DPC PKB Muratara), beserta jajaran pengurus masing-masing.
Ketua DPW PKB Sumatera Selatan H. Nasrul Halim menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial penerimaan surat keputusan, melainkan penegasan penerimaan amanah dan tanggung jawab untuk membesarkan partai serta memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Pengukuhan ini tidak hanya sekadar seremoni atau menerima SK dan mandat. Pengukuhan ini adalah penerimaan amanah dan tanggung jawab, tanda bahwa kita siap bekerja memenangkan PKB,” ujar Nasrul.
Ia menjelaskan bahwa pengukuhan dan orientasi politik di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari agenda konsolidasi organisasi.
Pengurus yang telah dikukuhkan diharapkan mampu meningkatkan soliditas di semua tingkatan, serta menjadikan politik sebagai sarana pelayanan dan pemberian solusi bagi persoalan masyarakat, bukan sekadar perebutan kekuasaan.
Nasrul juga mengajak seluruh kader untuk mendukung program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta membuka peluang mengusung kader terbaik pada Pemilihan Kepala Daerah mendatang.






