
“Rangkaian reses ini diwujudkan sebagai komitmen konkrit untuk dekat dengan lapisan masyarakat, memastikan setiap aspirasi dapat terefleksi dalam perumusan kebijakan pembangunan Kabupaten OKI,” paparkan Sugeng dalam sesi temu masyarakat di Desa Nusakarta.
Selama serangkaian kunjungan, berbagai isu krusial muncul sebagai fokus perhatian utama, antara lain pengembangan infrastruktur jalan penghubung desa, peningkatan akses pasokan air bersih, serta pemajuan sektor ekonomi produktif yang mengedepankan potensi lokal.
Setiap pertemuan juga diisi dengan dialog langsung bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat untuk menyusun langkah-langkah operasional dalam menangani permasalahan yang diangkat.

Kegiatan reses tahun 2026 ini menegaskan komitmen lembaga perwakilan rakyat dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembangunan daerah.
Rencana yang disusun secara matang tidak hanya mempererat hubungan antara pihak berwenang dan masyarakat, namun juga menjamin bahwa kebijakan pembangunan lebih sesuai dengan kebutuhan aktual di lapangan.
Sejalan dengan awal kegiatan yang menekankan pentingnya sinergi, hasil temuannya diharapkan dapat segera diwujudkan dalam bentuk program konkret untuk kemajuan bersama Kabupaten OKI. (*/HS)








