Kegiatan berawal dari apel dan arahan di Markas Polres OKI sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam arahannya, AKP Adrian Chandra mengingatkan seluruh personel untuk menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban selama operasi berlangsung.
Sesampainya di lokasi, tim gabungan segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sejumlah bangunan yang disinyalir dijadikan tempat peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Setelah proses pemeriksaan selesai, petugas melaksanakan perobohan terhadap pondok-pondok yang terbukti digunakan untuk aktivitas terlarang tersebut. Langkah ini merupakan bagian dari penanganan menyeluruh kawasan rawan narkoba di wilayah hukum Polres OKI.
Kapolres OKI juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu menjaga lingkungan dari ancaman narkoba. Jika mengetahui adanya dugaan peredaran atau penyalahgunaan narkotika, segera laporkan kepada kepolisian atau BNNK agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat. Melindungi generasi muda dari bahaya narkoba adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sinergi antara Polres OKI dan BNNK OKI dalam operasi ini diharapkan mampu menekan peredaran narkotika di wilayah tersebut sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat untuk berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari narkoba.
Dengan kebersamaan dan kepedulian bersama, kawasan bebas narkoba di Kabupaten OKI bukan lagi harapan, melainkan kenyataan yang dapat kita wujudkan bersama. (*/HS)
Sumber: HMS Polres OKI





