“Kami bersama seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengecekan dan pemadaman setelah menerima laporan adanya Karhutla. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama dengan mengerahkan personel dan sarana yang tersedia. Setelah api padam, kami tetap melakukan pemantauan karena masih terdapat asap di beberapa titik,” ujar Lettu Kav Adam.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi menjadi fondasi keberhasilan pengendalian kebakaran kali ini, terutama mengingat jenis vegetasi di lokasi sangat mudah terbakar dan dapat merambat dengan cepat.
“Sinergi dan kecepatan dalam penanganan Karhutla sangat diperlukan agar api tidak merambat ke area yang lebih luas, terutama pada lahan yang memiliki vegetasi mudah terbakar,” tambahnya.
Lokasi kebakaran berada pada koordinat 3,198355° Lintang Selatan dan 104,688756° Bujur Timur.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih menetap di lokasi untuk melakukan pengawasan berkelanjutan dan memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.
Kegiatan penanganan ini melibatkan personel Koramil 402-07/Indralaya, Yon TP 949/DR, didukung unsur Polres Ogan Ilir, BNPB Provinsi Sumatera Selatan, dan BPBD Kabupaten Ogan Ilir.
Dengan pengendalian yang cepat dan terpadu, potensi kerugian yang lebih besar berhasil dihindari, sekaligus membuktikan bahwa kesigapan bersama adalah benteng paling ampuh dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran. (*/Pendim0402, OKI-OI/HS)









