Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Di tengah tantangan fluktuasi harga pangan, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mengambil langkah proaktif dengan menggelar Gerakan Tanam Cabai Serentak Tahun 2025.
Inisiatif ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati OKI, Supriyanto, sebagai upaya strategis untuk mengendalikan inflasi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Gerakan yang dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten OKI ini, dipusatkan di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kayuagung, Desa Celikah.
Wakil Bupati Supriyanto secara langsung memimpin kegiatan tersebut, yang juga diikuti oleh perwakilan dari 18 kecamatan melalui sambungan virtual Zoom Meeting.
Dalam sambutannya, Supriyanto menegaskan bahwa gerakan ini adalah wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan, khususnya komoditas cabai yang sering menjadi pemicu inflasi.

“Melalui gerakan ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih produktif memanfaatkan pekarangan rumah, sekolah, kantor, dan lahan-lahan tidur dengan menanam cabai,” ujarnya pada Selasa (14/10/2025).
Supriyanto menjelaskan bahwa fluktuasi harga cabai seringkali disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, keterbatasan pasokan, dan kendala distribusi. Oleh karena itu, gerakan menanam cabai menjadi solusi konkret yang dapat diimplementasikan mulai dari tingkat rumah tangga.
“Gerakan ini juga merupakan bagian integral dari Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). Kolaborasi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sangat krusial untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat,” jelasnya.











