Anniversary ke-39 Tahun, PMS Hadirkan Pengalaman Kuliner Baru

Anniversary ke-39 Tahun, PMS Hadirkan Pengalaman Kuliner Baru

SOLO, Radar Keadilan – Kabar gembira untuk pecinta kuliner di Soloraya. Dalam rangka merayakan HUT ke-93, Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) menghadirkan Festival Jangkrik Kuliner selama lima hari, 30 April – 4 Mei 2025.

Festival ini menghadirkan 29 tenant dengan sajian kuliner nostalgia, mulai dari sajian legendaris, otentik hingga kuliner baru yang belum pernah ada di Kota Solo. 29 tenant ini tidak hanya berasal dari Solo namun juga luar kota bahkan luar pulau.

Festival ini mampu menghadirkan pengalaman kuliner baru dengan sejumlah menu otentik halal seperti Rak Thai Dessert, Pratunam Chicken Rice, Mie Balap Wahidin Medan, Roast it – Hainam Chicken Rice, Rujak Kolam Medan, Ahaw Jajanan Pontianak, Kopi Asiong Kalimantan.

Dan menu halal lainnya seperti Papi Float, Nasi Goreng Babat Pandawa Since 1957, Es Campur Aslie Garut, Tahu Sumedang, Rujak Juhi Pak Tata Since 1978 dan Ppai Dimsum.

Sementara deretan menu non halal di antaranya Bos Babi Kecap Muara Karang, Bakmi Alit Pontianak, Only Porks, Bahong Kelapa Gading, Nasambi Medan, Xiamen Rolls, Kerupuk Babi Ajong, Nana Dome Bakpao Labu Kuning, Kwetiau Goreng Medan Yui, Nasi Campur Kaifon Lie Since 1963, Fei Pig, Sate Babi Benteng 89 dan Mongkok Story.

Festival Jangkrik Kuliner hadir di Gedung PMS Jalan Ir. Juanda Nomor 47, Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, pada Rabu – Minggu, 30 April – 4 Mei 2025 pukul 10.00 WIB – 22.00 WIB.

Ketua Pelaksana PMS Festival Jangkrik Kuliner, Tanu Kismanto menyebut festival kuliner ini digelar sesuai dengan visi misi PMS. Yakni untuk selalu mengangkat akulturasi budaya lewat kuliner.

                                         Photo: Gunadi Pramono, radarkeadilan.com

“Bisnis kuliner itu sangat berkembang dari segala penyajian, menu, budaya, ini yang justru sedang legend dan viral. Ini yang memang mau kita angkat di kegiatan ini. Ini yang akan kita tarik menjadi suatu edit value di dalam acara ini, semua asalnya dari Nusantara. Itu yang kita bawa untuk konsep festival kuliner 93 tahun PMS,” ujarnya. Rabu (30/4/2025).

Untuk menjaga kenyamanan pengunjung, panitia melakukan zonasi dengan memisah tenant halal dan non halal. Termasuk untuk sitting area, area memasak dan area cuci untuk prepare.

Baca Juga :  Makin PD ! Didukung Partai Golkar, Pasangan MURI Semangat Mencapai Tujuan OKI Maju Bersama

“PMS mengindahkan cara-cara tersebut, dipisahkan ada jarak dan sebagainya. Di pembukaan nanti ada hiburan dari band-band Mandarin akan kita tampilkan, bekerjasama dengan sekolah-sekolah Bina Widya, Kalam Kudus,” terangnya.

banner"300x300"title"300x300"