Dalam kapasitasnya sebagai Menteri ESDM, Bahlil juga menyoroti pentingnya keadilan pengelolaan sumber daya alam, di mana daerah penghasil minyak, gas, dan bahan tambang harus mendapatkan manfaat yang lebih besar dari kekayaan alam yang dimilikinya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan Wihaji menyampaikan bahwa soliditas kader menjadi modal utama menjaga keutuhan organisasi selama masa transisi kepengurusan.
Dalam kesempatan itu, ia juga memperkenalkan mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya penerima beasiswa penuh Partai Golkar Sumsel, sebagai bukti nyata kepedulian partai dalam mendukung kemajuan pendidikan putra-putri daerah.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyambut baik kehadiran Bahlil Lahadalia di Palembang.
Menurutnya, kehadiran Ketua Umum Partai Golkar yang juga menjabat sebagai Menteri ESDM menjadi bukti perhatian nyata pemerintah pusat terhadap kemajuan dan pembangunan di Sumatera Selatan.
Ketua Panitia Musda XI Rudi Apriadi menambahkan, pelaksanaan Musda yang berlangsung 1–2 Agustus 2026 ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang kuat, program kerja yang tepat sasaran, serta keputusan strategis guna memperkokoh posisi Partai Golkar menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang.
Dengan semangat kebersamaan dan pelayanan nyata kepada rakyat, Partai Golkar Sumatera Selatan siap melangkah lebih jauh, membawa aspirasi masyarakat menjadi kekuatan nyata bagi kemajuan daerah. (*/Andrian)








