Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) yang digelar di Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Lago, pada Rabu (11/02/2026), menjadi bukti nyata upaya daerah ini dalam mengantisipasi tantangan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan potensi cuaca ekstrem.

- Gertas (Gerakan Tanam Sayur): Memasyarakatkan penanaman sayuran di pekarangan rumah.
- Gerbang Tobaru (Gerakan Obat, Rempah-rempah dan Umbi): Pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA).
- Pulawan Buweh (Kampung Buah): Penanaman buah-buahan untuk meningkatkan gizi dan ekonomi.
- Gemar Tugas (Gerakan Memelihara Ternak Unggas): Bantuan ternak unggas untuk ketahanan pangan rumah tangga.
- Gerbang Perak (Gerakan Pen
“Semua gerakan yang menekan inflasi sudah kita lakukan dari awal. Satu harapan saya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo, agar harga gabah dari Rp6.500 bisa menjadi Rp7.000 agar kesejahteraan petani makin meningkat,” ujar Bupati Askolani.

Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, SH., MH., memberikan apresiasi atas kinerja Kabupaten Banyuasin.
“Kabupaten Banyuasin ditunjuk sebagai tempat panen karena prestasi daerah ini sendiri,” ungkapnya.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Banyuasin diharapkan dapat terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani. (*/Sangkut)











