“Dulu kalau mau telepon atau kirim pesan harus cari tempat khusus. Sekarang dari rumah saja sudah lancar, bahkan bisa melakukan panggilan video dengan keluarga di luar daerah,” ungkapnya dengan antusias.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Adi Yanto, menjelaskan bahwa kehadiran jaringan 4G di wilayah tersebut merupakan wujud kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten OKI dan Telkomsel.
Program ini mengusung konsep pemanfaatan infrastruktur lokal yang sudah ada, seperti menara Wi-Fi desa, gedung, hingga menara masjid, sebagai lokasi penempatan perangkat.
“Dengan semangat gotong royong untuk desa merdeka sinyal, program ini membantu menekan biaya pembangunan sekaligus menghadirkan jaringan yang andal. Hingga saat ini, sudah delapan desa di OKI yang merasakan manfaatnya, termasuk di Kecamatan Teluk Gelam seperti Desa Panca Tunggal Benawa dan Sinar Harapan Mulya,” jelas Adi.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten OKI berharap dukungan infrastruktur ini dapat terus ditingkatkan.

Adi Yanto berharap wilayah yang saat ini masih mengandalkan BTS COMBAT akan segera diperkuat melalui pembangunan infrastruktur permanen, agar kualitas layanan komunikasi menjadi semakin optimal, berkelanjutan, dan mampu mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh. (*/HS)











