Melalui kolaborasi ini, Dinas Pendidikan Banyuasin ditugaskan untuk menyusun dan mengatur mekanisme seleksi serta penetapan calon penerima beasiswa secara transparan dan akuntabel, di samping menyelenggarakan berbagai pelatihan teknis dan pendampingan keterampilan.
Bupati menambahkan, langkah konkret ini adalah wujud nyata komitmennya bersama Wakil Bupati, Netta, dalam mewujudkan program unggulan bertajuk Banyuasin Cerdas.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PERPUKADESI, Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M., memaparkan bahwa peran strategis YPAN dalam kerja sama ini meliputi pendampingan penuh terhadap pelaksanaan program beasiswa, baik untuk pendidikan di dalam negeri maupun luar negeri.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan pelatihan kesiapan kerja serta menjamin keamanan dan kepastian hukum bagi mahasiswa maupun tenaga kerja yang terlibat dalam program ini.

Direktur Eksekutif PERPUKADESI, Dr. Himmatul Hasanah, M.P., menegaskan kembali komitmen pihaknya untuk senantiasa menjamin standar kualitas pendidikan, penguasaan keterampilan, serta keamanan bagi seluruh peserta program, tanpa memandang batas wilayah pendidikan.
“Kami yakin, melalui sinergi erat antara Adiluhung Nusantara dan pemerintah daerah se-Indonesia, generasi muda kita akan memiliki kualitas di atas rata-rata, arah pendidikan yang jelas dan terukur, serta daya saing yang tangguh hingga ke kancah internasional,” ujar Dr. Himmatul Hasanah.
Dengan terjalinnya kerja sama ini, harapan besar tertuju pada lahirnya generasi muda Banyuasin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keahlian khusus dan wawasan global, sehingga mampu menjadi penggerak utama pembangunan daerah di masa mendatang.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa kemajuan pendidikan adalah tanggung jawab bersama, demi mewujudkan Banyuasin yang semakin maju, berdaya saing, dan berbudaya. (*/Sangkut)









