DPP Sekber Wartawan Indonesia Tetapkan Pengurus Baru Periode 2026–2031, Usung Visi Profesional dan Mandiri Secara Ekonomi

DPP Sekber Wartawan Indonesia Tetapkan Pengurus Baru Periode 2026–2031, Usung Visi Profesional dan Mandiri Secara Ekonomi

Berita, Jakarta, Nasional, PERS, SWI2342 Dilihat

Jakarta, Radar Keadilan Dewan Pimpinan Pusat Sekber Wartawan Indonesia (DPP SWI) resmi memasuki babak baru dengan penetapan susunan pengurus, Dewan Etik, dan lembaga fungsional untuk periode 2026–2031.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Pleno Pembentukan Pengurus yang berlangsung di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Minggu (7 Juni 2026), sebagai langkah strategis memperkuat struktur organisasi dan arah perjuangan ke depan.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"
Seluruh jajaran pengurus, Dewan Etik, dan fungsional DPP Sekber Wartawan Indonesia berfoto bersama usai penetapan struktur organisasi periode 2026–2031 di Jakarta. | Foto Dok: DPP SWI.

Agenda utama rapat difokuskan pada pemantapan internal melalui pembentukan sepuluh bidang kerja, Dewan Etik, serta sejumlah lembaga otonom yang berfungsi mendukung kemandirian dan kesejahteraan anggota.

Ketua Umum terpilih periode 2026–2031, H. Iskandar, S.Sos, menegaskan komitmennya membawa organisasi menuju kemajuan, pengakuan nasional dan internasional, kemandirian, serta kesejahteraan berlandaskan prinsip ekonomi kerakyatan.

“Ke depannya, Sekber Wartawan Indonesia tidak hanya menjadi organisasi yang kuat dari sisi kompetensi jurnalistik, tetapi juga mandiri secara ekonomi demi mewujudkan kesejahteraan seluruh anggotanya,” tegas Iskandar.

Komitmen tersebut didukung oleh instrumen nyata yang telah disiapkan organisasi.

Di bidang ekonomi, terdapat Koperasi Sekber Wartawan Sejahtera sebagai wadah pengembangan usaha bersama.

Untuk peningkatan kapasitas profesi, tersedia Pusat Pelatihan atau Learning Center yang secara khusus membekali anggota dengan wawasan jurnalistik, etika, dan keterampilan teknis.

Sementara itu, perlindungan hukum dan advokasi dijamin melalui Yayasan Bantuan Hukum Matapena Keadilan, yang melayani kepentingan hukum wartawan maupun masyarakat umum.

“Melalui lembaga-lembaga pendukung ini, kami memastikan Sekber Wartawan Indonesia tumbuh lebih baik dan mencapai kemandirian yang berakar pada ekonomi kerakyatan. Manfaatnya akan dirasakan secara merata, mulai dari pengurus pusat hingga jajaran daerah di seluruh Indonesia,” jelas Iskandar.

Lembaga otonom tersebut nantinya akan dikembangkan secara berjenjang hingga ke tingkat Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah.

Sebagai organisasi yang berwawasan luas, DPP SWI menargetkan dampak sosial yang positif melalui pengelolaan lembaga strategis yang bekerja secara sinergis di bawah naungan induk organisasi.

Ketua Umum DPP Sekber Wartawan Indonesia memimpin prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur atas kelancaran Rapat Pleno Pembentukan Pengurus periode 2026–2031 di Jakarta. | Foto Dok: DPP SWI.

Susunan pengurus diisi oleh tenaga profesional yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing. Sepuluh bidang kerja yang dibentuk meliputi:

  1. Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Data: drg. Marsela Indri, Yessi
  2. Bidang Media Massa: Supriyadi, Gofur
  3. Bidang Budaya dan Pariwisata: Torben Rando Oroh, Nia Kurniah, R. Setiawan, Bambang Pol Gunadi
  4. Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan: Riki, M. Hendra Gunawan
  5. Bidang Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan: Irwanto, Thamrin
  6. Bidang Pemberdayaan Perempuan: Meli Rahmawati, Winda Nurhayani
  7. Bidang Sosial Ekonomi: I Gusti Made Ardiabiar, SE, Joko Iskandar, Koko Ayun
  8. Bidang Hukum dan Advokasi: Robert Marpaung, S.H., M.H., Nasrun Lahamang, S.H., Norman C. Simangunsong, S.H.
  9. Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga: Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, M.B.A., Jhoni Rangga
  10. Bidang Pendidikan dan Pengembangan Profesi: Omega DR Tahun, S.H., S.K.N., M.H., M.Kes., Supono, S.H.

Pimpinan organisasi dipadukan antara unsur pimpinan lama yang telah memiliki rekam jejak dan pengalaman, serta wajah-wajah baru yang membawa semangat pembaharuan.

Posisi Wakil Ketua Umum dijabat oleh Putra Gara dan Liliyana; Sekretaris Umum dipegang Herry Budiman, didampingi Wakil Sekretaris Umum Totok; Bendahara Umum dipegang Anwar Nurdin, dengan Wakil Bendahara Umum Ersa Ernawati dan Alpin Alamsyah.

Sementara itu, Dewan Etik diisi oleh Eddie Karsito dan Isson Khaerul.

Iskandar menyatakan keyakinannya bahwa struktur organisasi yang lengkap dan terisi oleh tenaga yang kompeten akan menjadikan Sekber Wartawan Indonesia sebagai wadah profesi yang semakin diperhitungkan, solid, dan konsisten dalam memperjuangkan kemerdekaan pers serta profesionalisme wartawan di Indonesia.

Usai penetapan pengurus, acara dilanjutkan dengan syukuran sebagai ungkapan rasa terima kasih atas kelancaran proses konsolidasi.

Momen tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada perwakilan pendiri organisasi, Herry Budiman dan Anwar Nurdin.

Foto bersama calon pengurus, Dewan Etik, dan fungsional DPP Sekber Wartawan Indonesia usai rapat pleno penetapan struktur organisasi periode 2026–2031 di Jakarta. Foto Dok: DPP SWI.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang melambangkan kebersamaan, soliditas, dan semangat seluruh jajaran dalam mewujudkan visi organisasi selama lima tahun ke depan(*/HMS DPP SWI)