PALI, Radar Keadilan – Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) melahirkan kepemimpinan baru secara bulat dan penuh harapan. H. Eftiyani, SH secara resmi terpilih tanpa perlawanan atau suara penentang untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar PALI periode 2025–2030.
Pengukuhan berlangsung pada Selasa (6/10/2026) di Ballroom Grand Charlee Hotel, Kecamatan Talang Ubi, dengan mengusung semangat “Bersatu Berjuang Menang, Golkar Solid Indonesia Maju”.
Proses pemilihan berjalan lancar, demokratis, dan menghasilkan kesepakatan menyeluruh di antara seluruh kader yang hadir.
Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Selatan Andie Dinialdie beserta jajaran pimpinan wilayah, Asisten II Bupati PALI, serta puluhan kader inti yang mewakili kekuatan partai di seluruh wilayah PALI.
Dalam arahan yang disampaikan, Andie Dinialdie menegaskan bahwa langkah pertama yang harus segera dijalankan kepengurusan baru adalah menyatukan kembali seluruh elemen partai hingga ke tingkat paling bawah.
“Konsolidasi gerakan mesin partai harus segera dijalankan. Kepengurusan yang dibentuk nanti harus terbuka dan memberi ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk tumbuh dan berkembang. Regenerasi bukan sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk mempersiapkan kader-kader penerus yang mampu membawa Golkar semakin kuat di masa mendatang.”
Andie juga menaruh harapan agar kader muda semakin tampil di barisan depan dan memegang peran strategis, sekaligus menetapkan target kemenangan pada Pemilihan Kepala Daerah mendatang.
Setelah menerima amanah kepemimpinan, H. Eftiyani, SH menyampaikan penghargaan dan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh keluarga besar partai.
“Alhamdulillah, kami menyambut amanah ini dengan kerendahan hati sekaligus tekad yang bulat. Terima kasih kepada seluruh kader yang telah mempercayai kami untuk menahkodai Partai Golkar PALI periode 2025–2030. Ini adalah tanggung jawab besar yang akan kami emban bersama-sama.”









