Hujan Tekan Titik Panas Karhutla di OKI, Satgas Tetap Lanjutkan Pendinginan Cegah Api Kembali Menyala

Hujan Tekan Titik Panas Karhutla di OKI, Satgas Tetap Lanjutkan Pendinginan Cegah Api Kembali Menyala

Berita, OKI, PEMERINTAHAN2476 Dilihat
banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Ogan Komering Ilir, Radar Keadilan – Curah hujan yang turun selama tiga hari berturut-turut memberikan dampak signifikan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.

Jumlah titik panas terdeteksi menurun tajam, namun pihak berwenang menegaskan situasi belum sepenuhnya aman dan operasi pendinginan tetap diperpanjang.

banner"300x250"title"300x250"

Bupati Ogan Komering Ilir H. Muchendi Mahzareki menyatakan, kehadiran hujan sangat membantu upaya pemadaman.

Meski demikian, sejumlah lokasi bekas kebakaran masih terlihat mengeluarkan asap, sehingga pemantauan tidak boleh dihentikan.

“Jumlah titik panas dan titik kebakaran terus menurun. Namun, upaya pendinginan tetap dilakukan karena masih ada beberapa area yang mengeluarkan asap,” ujar Muchendi saat meninjau langsung lokasi penanganan di Desa Ulak Kedondong, Kecamatan Cengal, pada Selasa (27/10/2026).

Data pemantauan menunjukkan penurunan yang sangat signifikan. Pada 24 Oktober tercatat 751 titik panas, turun menjadi 26 titik pada 26 Oktober, dan kembali menurun menjadi 21 titik pada 27 Oktober.

Saat ini, titik panas masih terdeteksi di wilayah Desa Pelimbangan dan Desa Ulak Kedondong. Karena itu, Bupati meminta seluruh unsur terkait tetap siaga.

Ia juga menekankan pentingnya peran kepala desa di masing-masing wilayah untuk ikut memantau dan memberikan dukungan kepada petugas di lapangan.

“Kepala desa harus tetap siaga menjaga wilayahnya. Tidak harus memegang selang, tetapi kehadiran pemimpin tentu memberi semangat kepada petugas dan relawan yang memadamkan api,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah OKI Pratama Suryadi menjelaskan bahwa penurunan jumlah titik panas belum menjamin keamanan sepenuhnya, terutama pada lahan gambut yang masih menyimpan bara di bawah permukaan.

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"