
“Selain itu, jembatan ini juga akan mendukung peningkatan perekonomian warga.”
Proses pembangunan jembatan tidak lepas dari tantangan. Kenaikan debit air Sungai Dabuk akibat pasang setinggi 50 sentimeter sempat menjadi kendala.
Namun, semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat tidak surut.
“Walaupun debit air meningkat, semangat prajurit dan masyarakat tetap membara. Kami terus berupaya agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana,” tegas Kapten Inf Aswin.
Dengan rampungnya Jembatan Gantung Sungai Dabuk, diharapkan akses transportasi masyarakat Desa Embacang dan sekitarnya akan semakin lancar dan aman.
Hal ini akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi wilayah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*/HS)









