Inovasi “Bayar SPP dengan Sampah” Raih Apresiasi Pemkot Palembang, Bank Sampah Mitra PLN UID S2JB Terima Penghargaan

Inovasi "Bayar SPP dengan Sampah" Raih Apresiasi Pemkot Palembang, Bank Sampah Mitra PLN UID S2JB Terima Penghargaan

Spread the love
         
 
  
                 
   

Palembang, Radar Keadilan – Inovasi yang mengubah sampah menjadi akses pendidikan dan kesejahteraan nyata kini resmi mendapatkan pengakuan.

Bank Sampah Indonesia Legacy, mitra binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Palembang pada Senin, 6 Juli 2026.

banner"300x300"title"300x300" banner"300x300"title"300x300"

Penghargaan ini diberikan khusus atas keberhasilan Program Pembayaran SPP dengan Sampah yang dinilai menghadirkan solusi terpadu bagi lingkungan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Prestasi ini menegaskan keberhasilan kolaborasi antara Yayasan Qur’anic Farm Indonesia dan Bank Sampah Indonesia Legacy dalam menjawab dua tantangan besar sekaligus: penanganan limbah rumah tangga serta keterbatasan akses pendidikan bagi anak yatim dan dari keluarga kurang mampu.

Melalui skema inovatif tersebut, siswa dapat mengganti biaya pendidikan dengan menyetorkan sampah organik dari rumah.

Sampah yang terkumpul kemudian diolah menjadi kompos, Nutrisi Organik Cair, serta barang bernilai guna, di mana seluruh hasil penjualannya dialokasikan untuk mendukung operasional pendidikan.

Hingga saat ini, program ini telah membantu 153 siswa tetap bersekolah, melibatkan sekitar 150 kepala keluarga, sekaligus mencegah ratusan kilogram sampah organik berakhir di tempat pembuangan akhir.

Program ini juga terintegrasi dengan inisiatif Santri Mandiri Pangan, yang menggabungkan pendidikan karakter, pertanian terpadu, dan pelestarian lingkungan.

Santri tidak hanya memperoleh ilmu agama, tetapi juga dibekali keterampilan memproduksi pangan secara mandiri menggunakan pupuk organik hasil pengolahan sampah itu sendiri.

Keberhasilan berkelanjutan ini tidak lepas dari dukungan dan pembinaan konsisten PLN UID S2JB melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

Sejak tahun 2025, PLN telah mendukung penguatan kapasitas Bank Sampah Indonesia Legacy melalui pembangunan fasilitas pengolahan, penyediaan peralatan operasional, pelatihan sumber daya manusia, hingga pengembangan model ekonomi sirkular berbasis partisipasi masyarakat.

Pada tahun 2026, dukungan tersebut diperluas melalui inisiatif Energi dari Sampah: Terangi Pendidikan Negeri. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengolahan sampah plastik menjadi material konstruksi ramah lingkungan seperti paving block, batu bata plastik, dan genteng untuk sarana pendidikan.