
“Pemeriksaan ini dilakukan unptuk memastikan setiap senjata api dinas berada dalam pengawasan yang ketat serta digunakan sesuai standar operasional yang berlaku,” tegas Kapolda Sumsel.
Menurutnya, kegiatan audit senjata api dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan melekat, yang bertujuan memastikan seluruh perlengkapan operasional berada dalam kondisi prima dan digunakan sesuai aturan yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan pemeriksaan melibatkan sinergi antara unsur Propam dan Itwasda Polda Sumsel, yang berperan aktif sebagai pengawas internal untuk menjaga akuntabilitas penggunaan aset negara milik institusi kepolisian.
Kehadiran seluruh Pejabat Utama Polda Sumsel dalam acara tersebut menunjukkan bahwa penguatan disiplin dan profesionalisme personel menjadi prioritas utama dalam pengembangan institusi.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat profesionalisme personel.
“Kedisiplinan personel menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ujarnya.

Dengan demikian, kegiatan apel pagi dan audit senjata api di Polda Sumsel tidak hanya memperkuat fondasi operasional kepolisian, namun juga mengukuhkan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan sesuai standar profesional yang diakui masyarakat. (*/Andrian)









