Palembang, Radar Keadilan – Kesiapan pengamanan mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mendapatkan pemantapan maksimal melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Musi 2026, yang diselenggarakan di Ruang Rapat Griya Agung Palembang pada hari Kamis.

Acara strategis tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjamin keamanan, kelancaran, serta kenyamanan masyarakat selama periode arus mudik, arus balik, dan perayaan hari besar agama, dengan penempatan 2.361 personel gabungan dan 73 pos pengamanan serta pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

Rapat koordinasi menghadirkan berbagai unsur terkait dalam pengamanan Lebaran, termasuk jajaran Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota, serta instansi vertikal pusat.
Kegiatan ini menjadi pijakan utama untuk menyelaraskan langkah seluruh pemangku kepentingan, memastikan setiap tahapan pengamanan berjalan dengan sinkron dan optimal.
Fasilitas yang disiapkan mencakup 40 Pos Pengamanan, 26 Pos Pelayanan, dan 7 Pos Terpadu, yang ditempatkan di jalur utama mudik, kawasan keramaian, serta lokasi objek vital strategis.
Operasi Ketupat Musi 2026 diangkat sebagai gerakan kemanusiaan yang melampaui fungsi pengamanan lalu lintas semata.
Cakupan operasi mencakup pengamanan kegiatan ibadah Ramadan, perayaan Idulfitri, mobilitas masyarakat selama libur Lebaran, hingga pemantauan kondisi keamanan di seluruh wilayah.









