Kawasan Transmigrasi Banyuasin Bertransformasi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi, Bupati Ajukan Dukungan ke Kementerian

Usulan Pengembangan Telang dan Karang Agung Ilir Diajukan untuk Optimalisasi Potensi Lahan Sawah Penghasil Padi Terbesar Nasional

Spread the love
Spread the love
         
 
  
                 
   
Jakarta, Radar Keadilan Kawasan transmigrasi di Kabupaten Banyuasin telah mengalami transformasi signifikan, berkembang dari kawasan yang hanya berfokus pada perpindahan penduduk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi strategis di wilayahnya.
Pegawai tinggi Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara berfoto bersama setelah menyelesaikan pertemuan pada 4 Januari 2026. Acara tersebut fokus pada pengajuan dukungan pengembangan Kawasan Transmigrasi Telang dan Karang Agung Ilir, sebagai bagian dari upaya memaksimalkan potensi kawasan transmigrasi yang menjadi tulang punggung produksi padi terbesar nasional.|Sangkut, radarkeadilan.com

Perkembangan ini mendorong upaya percepatan pembangunan dan pengembangan lebih lanjut, dengan langkah konkret berupa pertemuan antara Bupati Banyuasin Askolani dengan Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara pada hari Rabu sore, 4 Januari 2026, di kantor Kementerian Transmigrasi RI.

Pertemuan tersebut diselenggarakan untuk mengajukan usulan dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan dua kawasan transmigrasi utama, yaitu Kawasan Transmigrasi Telang dan Kawasan Transmigrasi Karang Agung Ilir.

Intervensi dari pemerintah pusat diperlukan agar proses pengembangan berjalan secara optimal dan mampu maksimalkan potensi yang ada. Hal tersebut disampaikan Bupati Askolani setelah menyelesaikan pertemuan.

Usulan dukungan juga disampaikan dalam rangka pemantapan Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Tahun Anggaran 2026. Kabupaten Banyuasin memiliki lahan sawah yang sebagian besar terletak di kawasan transmigrasi, dan telah terbukti sebagai penghasil padi terbesar di tingkat nasional.

Data ini menjadi bukti nyata bahwa program transmigrasi tidak hanya berhasil dalam penempatan penduduk, tetapi juga mampu memberikan dampak positif yang menyejahterakan komunitas transmigran serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Askolani didampingi oleh jajaran pejabat utama Kabupaten Banyuasin, antara lain Sekretaris Daerah Ir. Erwin Ibrahim, ST., MM., MBA., IPU ASEAN Eng; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan Dr. dr. Hj. Rini Pratiwi, M.Kes., FISQua; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ir. H. Mohd. Riyan A. S, ST., MM., IPM., ASEAN Eng; serta Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hj. Ida Bahagia, SH., MM.

Tim dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara serta jajaran terkait dalam sesi foto setelah pertemuan untuk mengajukan dukungan pengembangan Kawasan Transmigrasi Telang dan Karang Agung Ilir pada 4 Januari 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk optimalisasi pembangunan dan memantapkan program transmigrasi tahun 2026, dengan Kabupaten Banyuasin sebagai penghasil padi terbesar nasional yang menunjukkan dampak positif program transmigrasi bagi kesejahteraan masyarakat.|Sangkut, radarkeadilan.com
Dengan dukungan yang diharapkan dari pemerintah pusat, kawasan transmigrasi di Banyuasin diharapkan dapat terus berkembang menjadi pusat ekonomi yang lebih kuat, sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat luas. (*/Sangkut)

BERITA TERKAIT