Konferensi Anxi ke-12 di Palembang Mempererat Persaudaraan, Membuka Pintu Investasi Global untuk Sumatera Selatan

Konferensi Anxi ke-12 di Palembang Mempererat Persaudaraan, Membuka Pintu Investasi Global untuk Sumatera Selatan

banner"468x90"title"468x90" banner"468x90"title"468x90"

Sementara itu, Bupati Banyuasin H. Askolani menyatakan kesiapan daerahnya untuk membuka ruang kerja sama.

Kabupaten Banyuasin menawarkan potensi strategis di sektor pertanian, perkebunan, dan sumber daya alam yang siap dikembangkan bersama investor internasional.

banner"300x250"title"300x250"

Kegiatan ini dihadiri delegasi dari Singapura, Malaysia, Myanmar, dan Hong Kong, serta perwakilan paguyuban Anxi dari berbagai provinsi di Indonesia, antara lain Riau, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan Jambi.

Konferensi berikutnya direncanakan berlangsung di Malaysia, bertepatan dengan peringatan 100 tahun berdirinya paguyuban tersebut.

Humas Anxi Sumatera Selatan, Ko Harun, menjelaskan bahwa selain membangun jaringan bisnis, delegasi juga diajak mengenal kekayaan budaya dan daya tarik wisata Palembang, termasuk Jembatan Ampera dan Pulau Kemaro.

Pengalaman para delegasi selama berada di Palembang diharapkan menjadi pintu masuk promosi pariwisata Sumatera Selatan ke panggung internasional.

“Kami bersyukur acara berjalan lancar meski sebelumnya sempat diwarnai kabut asap. Hujan yang turun menjelang kegiatan menjadi harapan baru bagi lingkungan kita. Yang terpenting, pertemuan ini harus ditindaklanjuti dengan kerja sama nyata. Persaudaraan yang kuat adalah awal, tetapi kemitraan yang produktif adalah tujuan akhir kita,” ujar Ko Harun.

Konferensi Internasional Anxi ke-12 menandai langkah strategis bagi Sumatera Selatan untuk memperluas jejaring global. Dengan semangat kolaborasi yang kokoh, peluang investasi, perdagangan, dan pariwisata diharapkan terus tumbuh dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Sriwijaya. (*/Andrian) 

banner"728x90"title"728x90" banner"728x90"title"728x90"